Fikih

Wudhu, Ibadah Mudah Berbalas Jannah

Secara tidak sadar, kadangkala kita hanya melihat “wudhu” sebagai syarat sahnya shalat. Artinya, kita tidak akan berwudhu kecuali kalau pas mau shalat saja. Padahal, wudhu sebenarnya adalah suatu ibadah yang berdiri sendiri. Shalat tidak sah tanpa wudhu, tapi setelah berwudhu tidak harus shalat. Meskipun memang, ibadah wudhu senantiasa dikaitkan shalat, tapi berwudhu hanya agar tubuh senantiasa suci juga merupakan kebaikan yang besar nilainya.

Sebagai sebuah ibadah, wudhu memiliki keutamaan yang luar biasa. Ada beberapa hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam yang menyebutkan faidah-faidah wudhu diantaranya;

Pertama, melepaskan ikatan setan dari tidur.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda;  “Setan akan mengikat ujung kepala kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatan setan akan dibisikkan, “Kamu masih memiliki malam panjang, maka tidurlah.” Jika engkau bangun dan mengingat Allah, maka akan terlepaslah ikatanmu yang pertama. Apabila engkau kemudian berwudhu, maka akan terlepaslah ikatan kedua. Dan jika engkau melakukan shalat, maka akan terlepaslah ikatanmu yang ketiga. Jika engkau tidak melakukan ketiga hal itu, niscaya hatimu akan menjadi sesat dan malas. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua, dapat mengejar pahala shalat jamaah yang tertinggal.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ خَرَجَ عَامِدًا إِلَى الْمَسْجِدِ فَوَجَدَ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ مِثْلَ أَجْرِ مَنْ حَضَرَهَا وَلا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian sengaja keluar menuju masjid dan mendapati orang-orang sudah shalat, Allah tetap akan menuliskan baginya pahala seperti pahala para jamaah itu tanpa mengurangi pahala mereka.” (HR. HR. Abu Daud dan an Nasa’i, dinilai shahih oleh Syaikh al Albani).

Tentunya, ini tidak diperuntukkan bagi yang malas dan memang menyengaja terlambat shalat berjamaah. Shalat berjamaah tepat waktu dan bertakbir bersama Imam jauh lebih mulia. Ini merupakan keutamaan bagi orang-orang yang rajin berjamaah, manakala suatu ketika ia sudah niat shalat jamaah dengan bukti bahwa dia sudah berwudhu dari rumah dan berangkat ke masjid, ternyata tertinggal, ia tetap dijanjikan mendapat pahala shalat jamaah yang biasa dia kerjakan secara istiqamah.

Ketiga, sebagai sarana pendulang pahala saat tidur.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda;

طَهِّرُوا هَذِهِ الأَجْسَادَ طَهَّرَكُمُ اللَّهُ , فَإِنَّهُ لَيْسَ عَبْدٌ يَبِيتُ طَاهِرًا إِلا بَاتَ مَلَكٌ فِي شِعَارِهِ لا يَنْقَلِبُ سَاعَةً مِنَ اللَّيْلِ إِلا قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا.

“Sucikanlah jasad-jasad ini, niscaya Allah akan menyucikan kalian. Karena tak seorang hambapun yang tidur di malam hari dalam keadaan suci, melainkan ia akan ditemani seorang malaikat yang berada di selimutnya dan tidak bergerak sama sedikitpun sepanjang malam dan hanya berdoa, “ Ya Allah, ampunilah hambamu ini, karena dia tidur dalam keadaan suci.” (HR. Ath Thabrani dinilai Shahih oleh Syaikh al albani dalam Shahihul Jamie’; 3936).

Subhanallah, alangkah senangnya tatkala kita tidur dijaga oleh malaikat sekaligus dimohonkan ampunan sepanjang malam. Inilah yang namanya sambil tidur, mendulang pahala.

Keempat, tanda kemuliaan di hari kiamat.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda;

إِنَّ أُمَّتِي يُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ

“Sesungguhnya ummatku akan dipanggil pada hari Kiamat dengan wajah dan tangan yang bercahaya karena bekas wudhu, barangsiapa di antara kalian mampu untuk memanjangkan ghurrah (warna putih di wajah)nya, maka lakukanlah.” (Muttafaq ‘alaih).

Memanjangkan cahaya pada anggota wudhu dimaknai dengan melebihkan basuhan pada setiap bagian wudhu. Misalnya membasuh muka hingga mencapai leher, membasuh tangan hingga mencapai lengan dan membasuh kaki hingga mencapai betis. Ini sebagaimana dijelaskan hadits Abu Hurairah yang memberi contoh wudhu dan mengatakan bahwa seperti itulah wudhu Rasulullah. Hadits tersebut diriwayatkan Imam Muslim no. 602.

Kelima, wudhu dan shalat balasannya adalah rumah di jannah

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً إِلا بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Tak seorang hamba muslim pun yang berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dengan niat ikhlas karena Allah setiap hari 12 rakaat, melainkan Allah pasti akan membangunkan baginya sebuah rumah di jannah.” (HR. Ahmad, dinilai shahih oleh Syaikh al Albani dalam al Jamie’: 5736).

Keenam, sebab masuk jannah

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu- bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Bilal ketika waktu shalat fajar, “Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal apa yang paling kau harapkan yang telah kau lakukan di dalam Islam, karena aku mendengar suara kedua sandalmu di surga.” Bilal berkata, “Tidak ada amalan yang paling kuharapkan selain bahwa setiap kali aku bersuci pada waktu malam atau siang kecuali, aku melanjutkannya dengan shalat yang aku sanggupi.” (HR. Bukhari)

Ketujuh, ukuran perhiasan di akhirat.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda;

تَبْلُغُ الْحِلْيَةُ مِنْ الْمُؤْمِنِ حَيْثُ يَبْلُغُ الْوَضُوءُ

“Perhiasan seorang mukmin di akhirat akan sesuai dengan jangkauan wudhunya.” (HR. Muslim).

Inilah berbagai faidah dan balasan baik bagi ibadah wudhu. Alangkah indahnya jika bersuci menjadi kegemaran kita. Selain bermanfaat bagi kesehatan, juga bermanfaat bagi jiwa dan kehidupan selanjutnya. Wallahua’lam.

(Abu Abdillah Rozin)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s